Menyalahkan diri sendiri adalah jalan pintas terbaik.
Berada di lingkungan pesantren sebagai seorang pembina tidak semudah yang dibayangkan, walau dalam risalah ada catatan aku pernah melakukannya 3 tahun lalu dalam cerita yang sama. Namun nyatanya itu belum cukup kuat untuk menjadikan benteng ikhlas, dalam menghadapi anak yang manja, lucu, cengeng, kepo, agresif, bahkan tidak memiliki sopan santun.
Namun bertahan di lingkungan seperti ini lambat laun akan membuatku lebih dewasa, pandai dalam mengambil keputusan, bijak dalam menentukan pilihan, berlapang dada saat menghadapi setiap cobaan. Pasti. Meskipun hanya sedikit.