Kamar mandi penuh .. Hari bertambah sore tapi aku belum juga mendapatkan antrian mandi. "Ah.. Bagaimana kalau telat , bisa-bisa aku masuk kategori pelanggar kesehatan dan pendidikan." gerutuku. 'Sungguh memalukan jika itu terjadi.'
Aku berdiri di depan WC kelompokku , meski antriannya cukup panjang . tapi tak apalah . soal telat itu ? Mungkin ini lebih baik daripada aku tidak mandi seharian. "Hey.. Siapa disini ?" tanya nada sambil mengetuk pintu wc paling ujung. "Abis kamu lah.. Soalnya ini kelompokku." tambahnya. "Masih lama kak.. Lagian tadi kak wulan yang duluan ngantri ke aku ." jawab seseorang dari dalam kamar mandi. "Wulan bukan kelompok aku" kata nada. "Pokoknya abis kamu nada . kan harus di kelompoknya masing-masing."
Aku masih tetap dalam posisiku, sambil ku perhatikan keadaan sekitar , ku lihat satu persatu makhluq sekitarku yang bisa terlihat tentunya. 'Membosankan'
"Siapa disini ?" nada mengetuk pintu kedua ujung. "Abis kamu siapa ?" tanyanya lagi. "Gatau kak .. Aku cuma ikut pup." jawab yang dari dalam. "Nada lah.. Nada belom mandi nih." kata Nada , pasukan ku di ISTN .
Hey.. Hey... Aku berontak. "Kan harus di kelompok...!" kataku mengulang ucapannya tadi. "Kan nada belom mandi." jawabnya enteng. "Kasianlah kelompoknya." kataku. Ia berlalu , masuk ke kamar mandi.
Sedih rasanya , seperti itukah mental pasukanku ? Padahal tadi dia sendiri yang mengatakan harus mandi di kelompok masing-masing. Malahan dia marah saat orang lain yang bukan kelompoknya ngantri di wc nya. Tapi dia sendiri ngantri lagi di kamar mandi lain , yang jelas bukan kelompoknya. 'Sadarkah kawan?' bukankah yang lainpun sama akan merasa kesal dan handeueul saat wc nya ditempati orang lain ? 'Seperti halnya kesalnya kau saat wulan ngantri di wc mu'
Malu rasanya. Bagaimana jika a'dlo-adlo kita mendengar atau bahkan menyaksikan hal ini. Masihkah kita akan di dengarkan ? Masihkah kita akan dihargai ? Disegani ?
Aku tak melakukannya . tapi aku terbawa malu olehnya , karena aku tak mampu menegurnya. Entah karena benar-benar tak mampu atau tak berkemampuan. Entahlah..
"Forgive me , God.."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar